Cerita Suram Kerajaan Majapahit, Keturunan Hayam Wuruk Berebut Tahta Raja

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 04 Agustus 2021 07:04 WIB
Situs peninggalan kerajaan Majapahit (foto: ist)
Share :

PADA suatu masa, kekuasaan Majapahit masih berada di tangan Wikramawarddhana yang memerintah tahun 1389-1429 M.

Menurut Pararaton, peristiwa besar yang terjadi pada masa pemerintahan Wikramawarddhana, yang nyaris meruntuhkan Majapahit adalah upaya perebutan tahta oleh Wirabhumi.

Baca juga: Kisah Perempuan Perkasa di Majapahit: Gayatri, Tribhuwana dan Suhita

Peristiwa perang saudara ini dikenal sebagai peristiwa Paregreg. Perang paregreg terjadi antara tahun 1401-1406 M. Demikian diungkap buku "Majapahit, Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota", Penerbit Kepel Press, 2014.

Baca juga:  Keraton Majapahit di Desa Kedaton atau Sentonorejo Trowulan?

Pada masa pemerintahan Wikramawarddhana telah terjadi pertentangan keluarga, antara Wikramawarddhana yang memerintah wilayah bagian barat (Majapahit) dengan Bhre Wirabhumi yang memerintah bagian timur (daerah Balambangan).

Sepeninggal raja Hayam Wuruk dan Patih Amangkubhumi Gajah Mada, Majapahit memang telah mengalami kesuraman dan muncul suatu masalah yaitu perebutan kekuasaan dan pertentangan keluarga mengenai hak waris atas tahta kerajaan.

Sebelumnya Hayam Wuruk telah membagi kerajaan menjadi dua yaitu di sebelah barat (Majapahit) diperintah oleh Wikramawarddhana, dan kerajaan di timur (daerah Balambangan) diperintah oleh Wirabhumi, anak Hayam Wuruk dari istri selir.

Sedangkan Wikramawarddhana adalah keponakan dan menantu Hayam Wuruk. Dia naik tahta karena mengawini Kusumawarddhani, anak Hayam Wuruk dari parameswari. Dengan demikian Kusumawardhanilah yang sebenarnya berhak atas tahta kerajaan karena sebagai putri mahkota.

Perang Paregreg berakhir saat terbunuhnya Bhre Wirabhumi, yang menurut Pararaton berbunyi “Nagalara anahut wulan”. (din)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya