Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan aplikasi Silacak dan inarisk dengan menghadirkan 4 Pilar Bantul yaitu perwakilan petugas Puskesmas, Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga, Bhabinkamtibnas dan kepala kelurahan.
"Hari ini berapa kasus terkonfirmasi," tanya Panglima TNI.
"Siap 32 Panglima," jawab Babinsa Koptu Fauzi.
Panglima TNI juga menegaskan, bahwa tracing kontak erat juga harus dilaksanakan, serta pemantauan kondisi dan dukungan obat bagi para pasien yang Isoman agar terus dilaporkan.
Dalam kegiatan ini juga Panglima TNI berkesempatan berkomunikasi dengan para pasien yang melaksanakan isoter melalui virtual. "Ibu, semoga lekas pulih kembali. Saya juga pantau di sini, agar diberikan asupan obat terbaik," kata Panglima TNI.
(Arief Setyadi )