"Kita terus meningkatkan tes PCR 15 kali bahkan 20 kali, dari standar yang diminta WHO, BOR nya 4.409, turun lagi sudah 42%. Ruang ICU 1.198 turun lagi 67%. Mudah-mudahan ini tanda baik, DKI Jakarta semakin turun tenaga kesehatan semakin berkurang bebannya, selama lebih 1,5 tahun membantu masyarakat di DKI Jakarta dan sekitarnya," ungkapnya.
Vaksinasi di Jakarta sudah lebih dari 8,2 juta di dosis pertama ini pertanda baik, target Pemprov DKI sebenarnya di 8,8 juta. Pihaknya akan menambah lagi dari target 8,8 juta karena dari 8,2 juta masyarakat di DKI Jakarta yang sudah di vaksin sebagian adalah warga dengan KTP non DKI.
"Kami Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melarang siapa saja yang ingin mendapatkan vaksinasi kami layani, kami terima sebaik-baiknya, baik warga DKI Jakarta maupun non DKI Jakarta. Ini tugas kemanusiaan semua mari kita layani dengan baik," kata Ahmad Riza Patria.
(Rahman Asmardika)