Dwikorita memastikan bahwasanya, BMKG terus menyisir berbagai persoalan yang dihadapi penyedia layanan angkutan penyeberangan dan stakeholder lain guna meningkatkan keselamatan transportasi penyeberangan. Menurut dia, BMKG ingin informasi cuaca dan iklim yang dikeluarkan tidak hanya dimengerti dan dipahami, namun juga dapat dipatuhi.
“Jadi para operator dan penyedia layanan penyeberangan tahu kapan harus jalan, kapan harus berhenti. Dengan begitu, kemungkinan jatuhnya korban dan kerugian lainnya dapat diminimalisasi,” ujarnya.
Baca juga: Hujan Berpotensi Guyur Jaksel dan Jaktim pada Siang Hari
(Fakhrizal Fakhri )