“Apakah peristiwa sumbangan fiktif Rp2 triliun adalah penyebab mutasi ini? Sangat mungkin, dan menurut saya ini keputusan yang cukup beralasan. Karenanya setiap pimpinan harus sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan dan mengejar performa yang sebaik-baiknya,” ujarnya.
Baca Juga: Polri Benarkan Pergantian Kapolda Sumsel, Terkait Sumbangan Akidi Tio?
Sahroni menilai sosok pengganti Eko, yakni Irjen Toni adalah sosok yang tepat untuk mengisi jabatan sebagai Kapolda Sumsel yang baru, karena dia merupakan sosok yang dapat bekerja secara konkret, tegas dan humanis.
“Sekarang sudah ada Kapolda Sumsel yang baru yaitu Irjen Toni Harmanto, Menurut saya, sosok Irjen Toni sebagai Kapolda Sumsel yang baru ini sudah sangat tepat. Beliau orang yang bekerja konkret, tegas, namun sangat humanis, sangat sejalan dengan visi “Presisi” kapolri yang mengutamakan restorative justice,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )