Diketahui sebelumnya, Napoleon menulis surat terbuka usai melakukan penganiayaan terhadap M Kece. Dia menyatakan akan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi menduga Napoleon Bonaparte sengaja membuat surat terbuka tersebut untuk mencari simpati publik maupun kelompok tertentu. Saat ini mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri itu berstatus terlapor.
"Enggak akan berpengaruh, itukan maksudnya untuk mencari simpati dari kelompok tertentu," kata Andi saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (19/9/2021).
Andi menegaskan bahwa penyidik tak akan terpengaruh terkait surat terbuka tersebut. "Tapi saya pastikan penyidikan tidak akan terpengaruh," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)