Setelah beberapa hari kemudian, seorang pembantu Lembong menyiarkan informasi bahwa sang majikan telah menemukan anak bayi yang diambil di kuburan, dengan kondisi anak itu memancarkan sinar.
Alhasil informasi itu sampailah ke telinga Ken Endok dan ia pun mendatangi Lembong dan bercerita bahwa bayi yang ditemukannya adalah anaknya bernama Ken Arok, yang merupakan keturunan batara Brahma.
Namun Ken Endok akhirnya tetap mengizinkan Ken Arok hidup bersama Lembong semasa kecilnya. Saat masih anak-anak, Ken Arok kerap kali menghabiskan masa kecilnya dengan mengembalakan kerbau.
Baca juga: Kisah Tragis Keris Sakti Mpu Gandring hingga Lenyap di Kawah Gunung Kelud
Ken Arok kecil juga suka berjudi hingga menghabiskan harta kekayaan orangtua pungutnya dan orangtua kandungnya. Ken Arok kecil juga mengembalakan kerbau Kepala Desa Lebak. Hal ini karena Lembong mengadu ke kepala desa bahwa ia jatuh miskin dan meminta kepada sang kepala desa agar Ken Arok mengembalakan kerbau tersebut.
Baca juga: Koalisi Pasukan Mongol dan Majapahit Hancurkan Kerajaan Kediri
Tapi dasar Ken Arok yang sudah suka judi, kerbau milik Kepala Desa Lebak ini dijadikan objek judi dan akhirnya hilang. Alhasil Ken Arok pun diusir oleh orangtua pungutnya dari rumah.
(Fakhrizal Fakhri )