SORONG - Berawal dari dugaan penganiayaan terhadap seorang remaja, dua kelompok warga di Kota Sorong, Papua Barat terlibat saling serang menggunakan kayu, batu dan alat tajam.
Kejadian tersebut terjadi Selasa 5 Oktober 2021 sekitar pukul 17.50 WIT di sekitar Kompleks SMEA Jalan Pendidikan kilometer 8 Kota Sorong. Kejadian saling serang ini sempat membuat ketegangan di kalangan warga yang tinggal di sekitar kompleks tersebut.
Baca Juga: Aniaya Anak Disabilitas, Pasutri Pengasuh Penitipan Anak Ditangkap
Sejumlah pengendara yang hendak melintas di Jalan Pendidikan terpaksa harus putar balik untuk menghindari aksi saling serang itu.
Menurut salah seorang warga setempat, Ina Regoy, kejadian berawal dari adanya salah paham antar pemuda Kompleks SMEA dan pemuda Kompleks Kokoda yang berujung penganiayaan.