Meski begitu, Jokowi mengakui bahwa persoalan keberhasilan pengelolaannya memang masih menjadi pertanyaan.
“Sekarang tinggal kita melihat, kita bs tidak melanjutkan meningkatkan produksi dari yang sudah kita ambil alih ini. Inilah yg masih menjadi pertanyaan. Tetapi kita lihat nanti setahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun akan kita lihat mampukah kita,” pungkasnya.
Baca juga: Tidak Ingin Kehilangan Kesempatan Lagi, Presiden Jokowi Tak Mau Nasib Nikel seperti Minyak
(Widi Agustian)