Di hadapan tim PBB, Raditya menekankan bahwa Presiden RI Joko Widodo dan legislatif memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan GPDRR 2022 di Bali.
Selain itu, Raditya menyatakan isu yang tidak kalah penting yaitu kesiapsiagaan bencana, tak hanya Covid-19 tetapi juga ancaman bencana alam, seperti gempa bumi dan erupsi gunung api yang sempat mengalami erupsi beberapa tahun lalu.
Agenda diskusi perwakilan kementerian, lembaga dan pemerintah provinsi serta tim PBB memfokuskan pada beberapa isu, seperti tempat penyelenggaraan, fasilitas, substansi, aksesibiitas, keamanan dan keselamatan, protokol, media, komunikasi, jaringan IT, dan isu lain, khususnya antisipasi dampak Covid-19.
(Fahmi Firdaus )