Letusan Gunung Berapi Munculkan 'Kapal Hantu' dari Era Perang Dunia II

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 29 Oktober 2021 07:03 WIB
Foto: Tangkapan layar.
Share :

TOKYO - Serangkaian letusan gunung berapi bawah laut di antara Kepulauan Ogasawara, Jepang telah mengungkapkan kapal perang yang tenggelam sejak tahun 1940-an. 

Kapal Perang Dunia II yang dijuluki kapal hantu itu, terletak sekira 1.200 km selatan Tokyo dekat Pulau Iwo Jima, setitik batu vulkanik di bagian terpencil Samudra Pasifik.

BACA JUGA: Lima Kapal Perang Terbaik Semasa Perang Dunia II 

Sementara keberadaan mereka telah lama diketahui, kapal-kapal itu telah tenggelam di bawah laut selama lebih dari tiga dekade

Kapal-kapal itu tenggelam selama Pertempuran Iwo Jima, konflik brutal yang digambarkan sebagai salah satu yang paling berdarah dalam sejarah Korps Marinir Amerika Serikat (AS).

Kapal - kapal pengangkut yang ditangkap oleh Angkatan Laut AS - sengaja ditenggelamkan di dekat garis pantai pada akhir pertempuran untuk menyediakan pelabuhan darurat yang terlindung bagi pasukan Amerika.

BACA JUGA: Sepenggal Kisah Veteran Pengibar Bendera AS di Iwo Jima

Sekarang, karena letusan di gunung berapi Fukutoku-Okanoba pada 13 Agustus telah membentuk pulau baru, 24 kapal telah terangkat dan terpapar lagi ke permukaan.

Foto yang dibagikan di media sosial menunjukkan kapal-kapal tergeletak di sepanjang pantai; lambung kapal yang memutih telah pecah menjadi potongan-potongan besar tetapi sebagian besar masih utuh.

Setsuya Nakada, dari Institut Nasional untuk Ilmu Bumi dan Ketahanan Bencana, mengatakan kepada TV Asahi bahwa dia meragukan pulau baru itu akan ada selama endapan batu baru diamati runtuh.

Dengan hilangnya pulau baru itu, bangkai kapal-kapal yang terangkat ke permukaan kemungkinan bisa kembali tenggelam.

"Iwo Jima adalah gunung berapi yang paling cepat berubah di antara 110 gunung berapi aktif di Jepang ... terutama saat ini tahun, Nishinoshima, Fukutoku Okanoba, dan Iwo Jima semuanya aktif," ujarnya sebagaimana dilansir Independent..

Pada akhir Perang Dunia II, Pulau Iwo Jima hampir rata dengan tanah dalam enam minggu pertempuran sengit pada Februari dan Maret 1945.

Ketika pertempuran berakhir, 7.000 tentara Sekutu tewas dan hanya 200 dari 21.800 tentara Jepang yang mempertahankan pulau itu telah ditangkap hidup-hidup.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya