SALISBURY - Seorang bayi yang baru lahir berhasil diselamatkan dari insiden tarbrakan dua kereta yang terjadi di Salisbury, Inggris. Seorang saksi mata mengatakan bayi itu diangkat dari puing-puing kereta setelah kereta menabrak kereta yang lain di sebuah terowongan.
Diketahui, dua kereta bertabrakan dalam tabrakan horor di Salisbury pada Minggu (31/10) malam, menyebabkan 17 terluka. Kejadian ini digambarkan sebagai 'luka berjalan'.
Untungnya, tidak ada yang tewas dalam kecelakaan itu, dan mereka yang terluka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan untuk luka ringan.
Salah satu penumpang Corinna Anderson, 51, mengatakan dirinya terjebak dalam kekacauan setelah salah satu kereta terlempar dari rel dan tergelincir.
Dikutip The Mirror, Corrina menggambarkan saat kereta menabrak satu sama lain dan mendengar suara "gemuruh besar" ketika dia merasa dirinya terlempar ke dinding dari benturan,
Baca juga: 2 Kereta Tabrakan, 17 Orang Dilarikan ke RS dan 50 Petugas Dikerahkan
"Saya mendengar dan melihat bahwa di kereta Temple Meads ada bayi berusia tiga minggu yang diselamatkan dari kereta oleh petugas pemadam kebakaran dan untungnya dia baik-baik saja,” terangnya kepada BBC.
"Ketika saya turun dari kereta saya, saya melihat petugas pemadam kebakaran menggendong bayi itu di lengannya dan kemudian saya melihat ibu itu memberikan bayi itu dan mereka dibawa pergi untuk perawatan medis,” lanjutnya.
Baca juga: Kisah Kecelakaan Kereta karena Salah Sinyal, Tewaskan 31 Orang
Penumpang yang lain menggambarkan kekacauan yang terjadi setelah kecelakaan itu.
Dimitri Popa, dari Rumania, berada di kereta api dari London ke Sherbrone ketika kecelakaan mengerikan itu terjadi.
"Semuanya terjadi begitu cepat... Saya baru saja duduk di gerbong pertama dan terjadi kecelakaan besar,” terang pemuda 17 tahun itu.
"Kemudian saya melihat api dan menjadi sangat takut, dan semua lampu padam,” lanjutnya.
"Kereta itu 45 derajat ke kanan. Kami tidak tahu di mana kami berada atau apa pun... kami semua sangat terkejut,” jelasnya.
Pelaut Morgan Harris, yang melakukan perjalanan dari London Waterloo kembali ke pangkalan di Yeovil, mengatakan dia didorong dari tempat duduknya.
"Semuanya berjalan normal saat itu, tiba-tiba, ada ledakan besar dan semua lampu padam,” ungkap pelaut berusia 20 tahun itu.
"Ada percikan api dan api dari tempat kami keluar dari lintasan, dan ada banyak abu yang datang dari luar,” lanjutnya.
"Kereta kami berada di sisinya... Saya terlempar dari kursi saya dan terbentur meja,” tambahnya.
Kecelakaan itu melibatkan kereta Great Western Railway 17.08 dari Pelabuhan Portsmouth ke Bristol Temple Meads, yang ditabrak oleh kereta 17.20 South Western Railway dari London Waterloo ke Honiton.
Sebuah pernyataan bersama dari Great Western Railway dan Network Rail mengatakan semua pelanggan dan kolega dicatat dan sejumlah orang telah dibawa ke rumah sakit.
"Pikiran kami bersama mereka dan kami berterima kasih atas kesabaran dan pengertian mereka malam ini,” terang pernyataan bersama itu.
(Susi Susanti)