Guru Ini Ditemukan Tewas di Mobil, 10 Hari Usai Menghilang saat Berlibur

Tentya Noerani Dewi Richyadie, Jurnalis
Senin 15 November 2021 14:17 WIB
Guru ini ditemukan tewas di dalam mobil (Foto: Gofundme)
Share :

MEKSIKO - Seorang guru bernama Alexandra Morales (24), terakhir terlihat pada 30 Oktober lalu setelah menghadiri konser, kemudian dia dilaporkan hilang oleh anggota keluarganya pada 5 November.

Guru muda itu ditemukan tewas di dalam mobil sewaan, hanya beberapa hari setelah hilang saat berlibur di Meksiko. Mayat Morales, ditemukan di pinggir jalan di Guadalajara, pada (09/11/21).

Morales, guru yang mengajar di sebuah sekolah dasar di Georgia, Amerika Serikat (AS), terakhir terlihat pada 30 Oktober lalu ketika dia menghadiri konser band Codiciado di Telmex, lima mil di luar Guadalajara.

Kekasih Morales, Fidel Barragan (28), kemudian ditangkap oleh pihak berwenang Meksiko, dan telah didakwa dengan dugaan penghilangan, dan dituntut atas dugaan pembunuhan. Dia dijadwalkan akan menghadiri pengadilan di Meksiko pada Jumat (19/11) mendatang.

 Baca juga: Guru Ini Berhubungan Seks dengan Murid di Ruang Bawah Tanah, Terancam Penjara 5 Tahun

Paman Morales, Ostin Cuenca, mengatakan kepada media lokal bahwa penangkapan Barragan hanyalah permulaan, dan mengklaim bahwa mungkin ada orang lain yang telibat dalam kematian Morales. Dia mendesak pihak berwenang AS untuk menyelidiki kasus keponakannya dan memastikan keadilan ditegakkan.

Cuenca mengatakan bahwa setelah Morales menghadiri konser pada 30 Oktober, keluarganya mencoba menghubunginya tetapi teleponnya dimatikan. Dia secara resmi dilaporkan hilang oleh anggota keluarga pada 5 November.

 Baca juga: Guru Dipenjara 5 Tahun Usai Berhubungan Seks dengan Muridnya, Sempat Ancam Korban

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Benefield, Shonda Gipson-Stevens, mengatakan kepada media AS bahwa Morales telah mengambil cuti pribadi pada Oktober lalu tetapi tidak kembali ke kelasnya minggu lalu seperti yang direncanakan.

Setelah mengetahui kematian Morales, Gipson-Stevens mengirim surat kepada orang tua anak-anak untuk berbagi berita tragis.

"Kami tahu kehilangan ini menyentuh banyak orang di komunitas sekolah kami dan kami ingin mendukung siswa dan anggota staf kami selama masa sulit ini,” terang surat itu.

"Konselor kami ada di sini untuk mendengarkan, berbicara, membantu menjawab pertanyaan, dan membantu mengatasi emosi yang menyertai jenis kehilangan ini,” lanjutnya.

Orang tua Maria Palacios mengatakan kepada sumber berita AS bahwa putrinya yang berusia enam tahun menangis ketika dia mendengar gurunya tidak akan kembali.

Dia mengatakan anaknya memiliki ketertarikan khusus untuk Morales karena dia adalah guru bilingual pertamanya.

"Memiliki guru bilingual Latina sangat penting baginya," ujarnya.

"Dia adalah guru pertama yang dia kenal secara pribadi, dan itu adalah guru pertama yang putri saya katakan, 'Saya ingin menjadi guru, seperti Ms. Morales,” ungkapnya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya