Karena, tambah Galih, masyarakat atau pengendara di Kota Bogor sudah cukup disiplin dalam berlalu lintas. Program ini pun akan dilakukan secara bertahap sehingga Kota Bogor bebas dari 'Pak Ogah'.
"Pak Ogah ini bukan profesi pokok untuk mencari uang, tapi hanya sampingan. Jadi kami sepakat untuk menghentikan Pak Ogah. Kami juga harap ada peran serta masyarakat berupa laporan di titik mana saja ada Pak Ogah, lami rangkul satu-satu," tutupnya.
(Angkasa Yudhistira)