BANDA ACEH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur menyatakan banjir yang sebelumnya merendam ratusan rumah di tiga gampong atau desa akibat hujan deras melanda daerah itu kini mulai surut.
"Banjirnya sudah surut, aktivitas warga juga sudah mulai normal kembali,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi, Minggu 22 November 2021.
Meskipun banjir mulai surut, namun curah hujan masih tinggi. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat, terutama di sepanjang daerah aliran sungai tetap waspada terhadap bencana banjir.
“Bagi masyarakat yang rumahnya di pinggir sungai tetap berhati-hati. Jika sungai meluap, maka segera mencari tempat yang paling aman,” ujar Ashadi.
Sebelumnya, ratusan rumah di tiga gampong atau desa di Kecamatan Indra Makmur terendam banjir akibat hujan deras melanda daerah itu. Ketinggian air berkisar 20 hingga 50 sentimeter.
Baca juga: Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Aceh Utara
"Namun tidak ada laporan gelombang pengungsian. Warga dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing. Ketinggian air hingga setengah meter," kata Ashadi.
Baca juga: 1.200 Rumah Warga Teredam Banjir di Tebingtinggi Sumut
Ashadi mengatakan berdasarkan data sementara, banjir terjadi di Desa Julok Rayeuk Selatan dengan korban terdampak mencapai 260 jiwa atau 52 kepala keluarga.