JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah percepat realisasi anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2021. Hal itu sesuai dengan salah satu arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Realisasi belanja APBD, kata Tito berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional. Begitu juga dengan APBN.
"Intinya untuk mempercepat belanja di lingkungan masing-masing,” kata Mendagri seperti dikutip Antara, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: 171 Daerah Bakal Dipimpin Pj di Tahun 2023, Termasuk Jabar, Jateng dan Jatim
Tito menambahkan, belanja daerah bisa berdampak pada meningkatnya daya beli dan konsumsi di tingkat rumah tangga. Bahkan, bisa menstimulus pihak swasta yang keuangannya terdampak pandemi Covid-19.
Percepatan realisasi belanja berkaitan dengan target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan tumbuh sebanyak 5 persen pada akhir 2021. Kata Mendagri, dibutuhkan dukungan dari berbagai komponen, salah satu pemerintah daerah seperti melalui realisasi belanja APBD.
Mendagri menambahkan, untuk merealisasikan APBD dibutuhkan dukungan dari berbagai komponen. "Karena kita tahu bahwa lebih dari 700 triliun rupiah anggaran dari pemerintah pusat ditransfer ke daerah, dan daerah memiliki uang fiskal dari pendapatan asli daerah maupun dari sumber lainnya yang sesuai dengan undang-undang," ujarnya.
Baca Juga: Pilkada Digelar Tahun 2024, Berikut 101 Daerah yang Akan Dipimpin Pj di Tahun 2022