JAKARTA - Sebuah mobil Mercedes Benz (Mercy) mengalami kecelakaan beruntun dengan 2 mobil lainnya, Sabtu (27/11/2021) di Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR). Sebelum kecelakaan, sopir mengemudikan mobil mewahnya melawan arus.
Terdapat beberapa fakta mengenai kecelakaan mobil ini yang sudah dirangkum sebagai berikut:
1. Viral di Media Sosial
Kecelakaan ini terekam warga dan viral di media sosial. Salah satu pengunggahnya adalah akun Instagram @cetul222 tidak lama usai kecelakaan.
"Melawan arus di jalan tol dan mobil yang melawan arus di Tol JORR mengalami kecelakaan di KM 59. Langsung menuai hasil,”
2. Komentar Warganet
Kejadian ini nampak cukup asing bagi warganet. Beberapa dari mereka memberi komentar cukup pedas terkait peristiwa kecelakaan ini.
“Sudahlah ga usah di bahas panjang lebar, horang kaya kok di lawan, dia bingung bagaimana cara menghabiskan uangnya walaupun orang lain yg jdi korbanya,” tulis @wardialvaro_33 dengan emotikon tawa.
Baca juga: Viral Mobil Mercy Kecelakaan Usai Lawan Arah, Netizen: Gimana Ceritanya di Tol Salah Arah?
“Apapun alasann ny kw slh. Wajib dipenjara. Cam kan itu baek,” tutur @mas.sinbad.
3. Sopir Demensia
Rupanya, diketahui sopir berinisial MSD (66) memiliki penyakit demensia, dan tidak ingat apa yang dia lakukan. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono.
"Info awal yang bersangkutan dalam kondisi 'demensia' atau menurunnya kondisi kemampuan berpikir. Untuk penetapan tersangka belum karena masih dalam proses riksa," kata Argo kepada MNC Portal, Minggu (28/11/2021).
4. Belum Ditetapkan sebagai Tersangka
Dengan kondisi tersebut pihaknya masih belum menetapkan MSD sebagai tersangka. Tetapi, Argo menegaskan dalam penanganan kasus ini pihaknya tidak menyamakan penanganan kasus seperti kali ini seperti penanganan kasus orang gila atau stres.
"(Proses hukum sama seperti orang gila?) Belum tentu. Karena masih ada kondisi saat normal atau wajar," papar Argo.
5. Sudah Tes Urine
Argo melanjutkan, pihak kepolisian sudah melakukan tes urin terhadap MSD. Namun, hasil menunjukan bahwa MSD tidak dalam pengaruh narkoba jenis apapun.
"Sudah-sudah (test urine), enggak ada pengaruh obat, narkoba atau apa," terang Argo.
Berdasarkan keterangan awal, MSD saat terjadi kecelakaan dalam kondisi demensia.. Saat ditanya perihal identitas pribadi dia tidak bisa menjawab.
"Ditanyain identitasnya bingung, rumahnya di mana, namanya siapa. Kenapa pak begini, diem, malah kaya orang linglung. Nah terus pihak keluarga dateng, terus minta izin mau dibawa ke dokter," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)