WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mendeteksi kasus pertama Covid-19 varian Omicron di negara itu pada seorang pasien di California pada Rabu (1/12/2021). Kasus ini menambah panjang daftar negara yang telah mengonfirmasi masuknya varian Omicron.
Pejabat kesehatan masyarakat mengatakan orang yang terinfeksi memiliki gejala ringan yang membaik. Orang itu kembali ke AS dari Afrika Selatan pada 22 November dan dinyatakan positif Covid-19 tujuh hari kemudian.
BACA JUGA: Brasil Laporkan Kasus Covid-19 Varian Omicron, Pertama di Amerika Latin
Dalam keterangan kepada wartawan di Gedung Putih, Pejabat Tinggi Urusan Penyakit Menular AS, Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa pasien itu telah divaksinasi lengkap Covid-19, tetapi tidak mendapat suntikan booster.
BACA JUGA: Arab Saudi Temukan Kasus Pertama Virus Covid-19 Omicron
Orang itu telah ditempatkan dalam karantina dan semua kontak dekat pasien dinyatakan negatif, katanya sebagaimana dilansir Reuters.
Para ahli mengatakan varian Omicron telah bermutasi, meningkatkan kemampuannya menyebar dan memberikan resistensi terhadap vaksin. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan perlu beberapa pekan untuk meneliti varian baru ini.