PYONGYANG - Korea Utara (Korut) telah memperingatkan penduduknya tentang bahaya virus corona varian baru Omicron setiap harinya, meskipun mereka mengklaim kepada badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) jika masih belum ada satu pun kasus Covid-19 yang pernah tercatat di sana.
Korea Utara memperingatkan masyarakatnya tentang bahaya Omicron, tetapi masih bersikukuh tidak pernah ada satu pun kasus virus corona.
Negara bagian itu mengatakan telah meningkatkan pengujian, tetapi belum juga memiliki kasus yang dilaporkan, sejak awal pandemi hampir dua tahun lalu.
NK News melaporkan Korea Utara memberi tahu WHO bahwa negara itu tetap bebas dari virus setelah mengetes 1.421 orang tambahan.
Baca juga: Kim Jong-un Ultah, Warga Korut yang Kelaparan Diperintahkan Buat Permen untuk Hadiah
Republik Rakyat Demokratik Korea melakukan tes PCR selama periode dua minggu di bulan November, yang mencakup orang dengan gejala mirip flu.
Media pemerintah telah menyerukan tindakan yang lebih ketat untuk memerangi varian Omicron baru.
Baca juga: Korut Darurat Pangan, Kim Jong-un Minta Rakyat 'Makan Lebih Sedikit' Sampai 2025
Negara itu telah mengambil tindakan yang lebih drastis yang sebelumnya diadopsi dalam wabah epidemi lainnya, setelah berkeyakinan tidak ada kasus positif Covid-19.