Meskipun dikenal sebagai sosok yang memimpin kerajaan, Gayatri Rajapatni tidak pernah secara langsung memimpin Kerajaan Majapahit. Dirinya lebih memilih untuk menjadi bikuni di puncak kekuasaan.
Oleh karena itu, namanya kurang terdengar dalam sejarah Kerajaan Majapahit. Hal ini diperburuk dengan syair epik kerajaan yang sempat hilang terjemahannya, berisikan kontribusi Gayatri Rajapatni.
12 tahun setelah meninggalnya Gayatri Rajapatni, Hayam Wuruk kerap mengadakan pesta untuk menghormati jasa dari wanita ini.
(Fahmi Firdaus )