Rencana AS untuk mengakhiri operasi tempurnya di Irak pertama kali diumumkan setelah pertemuan antara Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi dan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih pada Juli lalu.
Perjanjian tersebut mencanangkan bahwa AS akan mengakhiri operasi tempur di Irak pada akhir tahun, meskipun para pejabat AS mengatakan pada saat itu bahwa perubahan itu tidak akan menandakan berakhirnya ancaman dari kelompok ISIS.
(Rahman Asmardika)