Pergolakan Politik Antar Raja Berujung Kehancuran Kerajaan Majapahit

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 14 Desember 2021 06:08 WIB
Situs peninggalan Kerajaan Majapahit. (Foto: Dok Okezone.com)
Share :

KEJAYAAN Kerajaan Majapahit yang menjadi terbesar di Nusantara berakhir tragis. Ibu kota kerajaannya dibumihanguskan akibat konflik politik di internal Kerajaan Majapahit sendiri. 

Hal ini terjadi setelah masa kepemimpinan Bhre Wengker. Majapahit dipimpin oleh Bhre Pandalanas yang disebut pada kitab Pararaton atau Dyah Suprabhawa, yang terdapat di Prasasti Waringin Pitu, sebagaimana dikutip dari buku "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada" tulisan Sri Wintala Achmad.  

Hal ini menambah panjang daftar pergolakan antar internal Kerajaan Majapahit sendiri. Sebelumnya raja Dyah Kertawijaya turun takhta sesudah dikudeta dan dibunuh oleh Rasajawardhana atau Bhre Matahun. Seorang Raja Majapahit VII yang merupakan suami dari Indudewia atau Bhre Lasem dan memerintah pada tahun 1451 - 1453. 

Sepeninggal Rajasawardhana, Majapahit sempat mengalami kekosongan kekuasaan antara tahun 1453 sampai 1456. Hal ini menyebabkan saat itu masyarakat seperti lidi yang berserakan kehilangan suhnya. 

Kekosongan ini akhirnya berakhir saat Bhre Wengker naik tahta pada 1456, dan menjadi raja Majapahit ke-9 yang bergelar Girishawardhana Dyah Suryawikrama. Tetapi di masa pemerintahan Suryawikrama Majapahit mengalami ujian bencana alam gempa bumi dan gunung meletus. 

Baca juga: Gayatri Rajapatni, Putri Cantik Majapahit di Balik Pengangkatan Mahapatih Gajah Mada

Selanjutnya, dikisahkan semasa pemerintahan Bhre Pandalanas atau Dyah Suprabhawa yang bergelar Sri Adi Suprabhawa Singhawikramawardhana Giripati Pasutabhupati Ketubhuta, terjadi kemelut politik. Ia terpaksa melarikan diri dari kekuasaannya sebagai raja. 

Ia melarikan diri meninggalkan tahtanya sebagai raja sebagaimana dikisahkan pada Prasasti Jiyu, karena ketidakberdayaan menghadapi kudeta dsri Bhre Kertabhumi. 

Alhasil ini dimanfaatkan Bhre Kertabhumi untuk menduduki posisi singgasana kekuasaan raja Majapahit. Bhre Kertabhumi naik sebagai raja Majapahit terakhir yang berpusat di ibu kota Majakerta. Ia berhasil mengendalikan dan memimpin Majapahit sejak 1474 hingga 1478 Masehi. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya