JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 15 - 16 Desember 2021.
Sub Koordinator Hubungan Pers dan Media BMKG, Dwi Rini Endra Sari menjelaskan, siklon tropis Rai 990 hPa di Samudra Pasifik utara Papua yang berdampak tidak langsung terhadap ketinggian gelombang di perairan Kep. Talaud, perairan utara Halmahera - utara Papua barat.
"Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot," kata Rini dalam keterangannya, Rabu (15/12/2021).
Baca juga: Siklon Tropis RAI Terdeteksi di Utara Papua, Begini Dampak Cuacanya di Berbagai Wilayah
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna utara, perairan Kep. Anambas - Kep. Natuna, perairan Kep. Talaud, perairan utara Papua barat - Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera barat - Papua barat.
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan barat Aceh, perairan timur P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan Enggano - Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Sumba, perairan P. Sawu - Laut Sawu, perairan Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia selatan Sumba - P. Rotte, Laut Natuna, perairan timur Kep. Bintan - Kep. Lingga, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Bitung - Kep. Sitaro, Laut Maluku bagian selatan, perairan utara Sula, perairan barat Halmahera, perairan utara Papua.
Baca juga: Diterjang Gelombang Tinggi, Pemakaman di Polewali Mandar Porak-poranda