Hacker Ini Curi Data Perawat, Berhasil Bikin 54.000 Paspor Vaksin Palsu

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 17 Desember 2021 15:56 WIB
Ilustrasi paspor vaksin Covid-19 (Foto: Reuters)
Share :

Kisah Nantes adalah yang terbaru dari serangkaian insiden serupa di Prancis. Seorang apoteker di Angers terdekat mengatakan pada September lalu bahwa kunci pribadinya diretas dan digunakan untuk membuat 2.700 pass palsu, yang dia temukan ketika dia melihat jumlah permintaan yang luar biasa tinggi di komputer apotek untuk mengotentikasi pass baru.

Di pinggiran kota Paris bulan lalu, seorang dokter ditangkap setelah diduga menjual setidaknya 220 tiket palsu dengan harga masing-masing 1.000 euro (Rp16 juta).

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Kamis (16/12), pemerintah telah mendeteksi 110.000 vaksin palsu yang beredar, dan telah menangkap lebih dari 100 orang sehubungan dengan pemalsuan tersebut. Hukuman karena menggunakan kartu palsu dapat mencapai lima tahun penjara, tetapi Darmanin mengatakan bahwa pihak berwenang akan memberikan amnesti kepada siapa saja yang "mengakui kesalahan mereka dan divaksinasi."

Diperkenalkan selama musim panas, sistem 'pass kesehatan' Prancis mengharuskan warga untuk menunjukkan bukti vaksinasi atau tes virus corona negatif untuk mengakses bar, restoran, pusat perbelanjaan atau transportasi umum, di antara lokasi lainnya. Sistem ini terbukti kontroversial, dan ribuan pengunjuk rasa membanjiri jalan-jalan Paris dan kota-kota besar lainnya hampir setiap akhir pekan sejak diperkenalkan. Mulai Januari mendatang, semua orang dewasa di Prancis akan membutuhkan suntikan booster agar kartu kesehatan mereka tetap valid.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya