JAKARTA - Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Fachri Rajab mengatakan saat ini siklon tropis RAI yang terakhir terdeteksi sekitar Laut China Selatan sebelah timur Vietnam sudah punah.
“BMKG juga akan terus memantau perkembangan siklon tropis yang sering ada di utara. Saat ini siklon tropis RAI sudah punah, jadi apa dampaknya sudah berkurang,” kata Fachri saat Konferensi Pers secara virtual, Rabu (22/12/2021).
Fachri pun mengingatkan meskipun siklon tropis RAI sudah punah, namun harus tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. “Namun kalau di utara agak-agak beda, memang ketika siklon punah kondisi musim hujan kita akan semakin ketara lagi ya. Jadi apaan daerah-daerah yang saya sebutkan perlu waspada.
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tidak hanya akan terjadi di wilayah tidak hanya di wilayah yang terdapat siklon tropis yang saat ini sedang terdeteksi di laut Arafura.
Baca juga: Bibit Siklon Tropis di Laut Arafura ke Arah Australia, BMKG: Berpotensi Meningkat 72 Jam ke depan
“Selain fokus yang ada di laut Timur, saat ini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga masih kita pantau di beberapa wilayah lain seperti di Aceh kemudian Sumatera terutama di sisi Barat Sumatera dari mulai Sumatera Barat, Bengkulu Lampung,” kata Fachri.
Baca juga: Waspada Potensi Gelombang Tinggi Akibat Bibit Siklon Tropis, Ini Wilayahnya
Kemudian, kata Fachri, di sebagian besar Jawa terutama di Jawa bagian selatan ya, Banten, Jawa Jawa Tengah, Jawa Barat. “Kemudian untuk Kalimantan terutama di Kalimantan bagian utara, Sulawesi pertama di Sulawesi Selatan bagian barat, kemudian Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan juga Maluku,” ujarnya.
(Fakhrizal Fakhri )