Viral Joki Vaksin Disuntik 16 Kali, Ketua IDI Kota Cirebon: Itu Overdosis, Bisa Sebabkan Kematian

Hasan Hidayat, Jurnalis
Rabu 22 Desember 2021 13:45 WIB
Ketua IDI Cirebon, dr Edial. (Foto: Hasan Hidayat)
Share :

CIREBON – Seorang pria bernama Abdul Rahim membuat heboh karena mengaku jadi joki vaksinasi dan sudah 16 kali disuntik vaksin. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cirebon, dr. H. Muhammad Edial Sanif, Sp.JP., FIHA., FAsCC., FICA, mengatakan, obat, vaksin ataupun penawar sakit apapun tidak baik jika diterima tubuh secara berlebihan.

"Obat apapun namanya, jika overdosis itu tetap punya risiko. Sebaiknya sesuai anjuran dokter," kata dr Edial ditemui di sela kegiatan, Rabu (22/12/2021).

Dikatakannya, sesuai anjuran dan aturan vaksin diberikan dua kali dan nanti ditambah yang ketiga kalinya yakni untuk booster. Jika lebih dari jumlah tersebut, apalagi sampai 16 kali, itu pasti akan menimbulkan masalah bagi tubuh.

"Kalau vaksin disuntik 16 kali itu pasti nanti akan ada masalah dalam tubuh, bahkan kematian" jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Vaksin Merah Putih Jadi Booster di 2022

dr Edial mengatakan, tenaga kesehatan harus lebih berhati-hati dalam skrining karena kasus joki vaksin ini sebagai peringatan juga untuk tim yang melakukan vaksinasi.

"Ini jangan terulang, ini kami memang kecolongan, nakes dalam melakukan skrining saat melakukan vaksinasi harus lebih berhati-hati dan teliti, jangan sampai ini (joki vaksin) terulang," pesannya.

Diketahui, viral sebuah video seorang lelaki mengaku sudah disuntik vaksin Covid-19 sebanyak 16 kali. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya