BANDA ACEH - Sebanyak 6.003 rumah di 46 gampong (desa) di 7 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, terendam banjir. Sekira 19 ribu jiwa terdampak peristiwa tersebut.
"Data sementara hingga kini 6.003 unit rumah terendam dengan 19.352 jiwa terdampak banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi di Aceh Timur, Sabtu (1/1/2022), melansir Antara.
Ia menyebabkan, banjir yang disebabkan hujan lebat tersebut menyebabkan 2.751 jiwa mengungsi. Mereka mengungsi ke rumah kerabat, meunasah (madrasah), maupun tempat lebih tinggi.
"Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun, satu rumah rusak ringan akibat longsor. Begitu juga akses jalan ke Desa Bukit Seulamak, Kecamatan Bireum Bayeun putus total akibat tertimbun longsor," kata Ashadi.
Ribuan rumah yang terendam banjir tersebut berada di Kecamatan Bireum Bayeun meliputj Desa Alue Sentang sebanyak 410 rumah (1.600 jiwa), Desa Paya Tampah 32 rumah (104 jiwa), Desa Alue Gadeng 171 rumah (552 jiwa), dan Paya Bili 1 sebanyak 50 rumah (187 jiwa).
Desa Paya Bili 2 sebanyak 200 rumah (764 jiwa), Desa Alur Nyamuk 230 rumah (913 jiwa), Desa Aramiah 100 rumah (371 jiwa), Desa Alue Gadeng 2 sebanyak 200 rumah (385 jiwa), Desa Birem Rayeuk masih dalam pendataan, Desa Alue Itam 70 rumah (273 jiwa), Desa Buket Seulemak 200 rumah (751 jiwa), Desa Merbau Dua 200 rumah (735 jiwa).
Ashadi mengatakan di Kecamatan Indra Makmur meliputi Desa Alue Ie Mirah sebanyak 157 rumah (478 jiwa), Desa Pelita Sagop Jaya 187 rumah (503 jiwa), Desa Jambo Lubok 203 rumah (617 jiwa), Desa Julok Rayeuk Utara 303 rumah (917 jiwa).
Baca Juga : Jalur Pantura Tuban Terendam Banjir Bandang, Jalanan Macet 10 Km
Kecamatan Sungai Raya meliputi Desa Buket Drien sebanyak 300 rumah (937 jiwa), Desa Alue Itam sebanyak 90 rumah (515 jiwa), Desa Buket Selamat 100 rumah (373 jiwa), Desa Gajah Mentah 90 rumah (311 jiwa), Desa Krueng Lingka 75 rumah (135 jiwa), Desa Labuhan Keude 40 rumah (160 jiwa), Desa Payoung 200 rumah (653 jiwa).