MANILA - Setidaknya 12 orang tewas dan delapan lainnya masih hilang akibat banjir dan tanah longsor di Filipina. Bencana ini dipicu oleh gabungan dampak monsun barat daya serta terjangan Siklon Tropis Kujira dan Topan Dolphin.
Dilaporkan The Philippine Daily Inquirer, Asisten Sekretaris Kantor Pertahanan Sipil (Office of Civil Defense), Laurence Mina, menyatakan bahwa 11 orang juga mengalami luka-luka. Ia menyebutkan bahwa penyebab kematian yang dilaporkan meliputi tanah longsor, longsoran batu, pohon tumbang, sengatan listrik, dan tenggelam.
Berdasarkan laporan GMA News Online, hampir 586.000 orang terdampak di sembilan wilayah dan 33 provinsi.
Hingga Senin, (10/8/2026) Sebanyak 4.866 orang juga telah dievakuasi secara preventif di wilayah I, III, Calabarzon, dan Mimaropa.
Lebih dari 32.800 orang telah mengungsi dan saat ini tinggal di pusat-pusat evakuasi atau di rumah kerabat mereka.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.