Sementara itu, Ariza tidak menyebut anggaran terkait relokasi Kampung Bayam. Sebab, saat ini yang ditunjuk PT Jakpro.
"Anggaran untuk Kampung Bayam saya tidak tahu persis nanti tanya ke Jakpro," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Kampung menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta Kementerian Pembangunan dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebab, kawasan Jakarta Internasional Stadium (JIS) harus tertata rapih dan harus manusiawi.
"Terkait kampung Bayam juga menjadi perhatian tidak hanya Pemprov tapi juga dari Kemen PUPR karena itu akan kita tata sebaik mungkin. Karena harapan kita di kawasan JIS itu tidak hanya harus bersih, rapih, tertata menarik tapi juga harus manusiawi," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin 3 Januari 2022 malam.
(Awaludin)