JAKARTA — Partai Perindo beberapa waktu lalu meluncurkan Konvensi Rakyat berbasis digital untuk menjaring bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2024. Masyarakat pun menyambut baik serta berpartisipasi dalam program ini.
(Baca juga: Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo Hadiri Rakernas Hari Kedua)
Juru Bicara Partai Perindo, Ike Suharjo mengatakan, konvensi rakyat berbasis digital merupakan terobosan partai untuk mendobrak praktik politik transaksional. Pasalya, rakyat dapat memantau dan memilih bakal calon rakyat yang diinginkannya.
"Semuanya dilakukan secara transparan melalui medium digital. Jadi ini upaya Partai Perindo untuk mendobrak praktik politik transaksional," ujar Ike di sela-sela Rakernas 2022 Partai Perindo di Lido Lake Resort, Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/1/2022).
Selama ini kata dia, perekrutan bakal caleg dilakukan secara konvensional dan rakyat tidak bisa memonitornya. Namun melalui konvensi rakyat Partai Perindo masyarakat bisa terlibat langsung dalam seluruh proses atau tahapannya.
Perindo, lanjut Ike, berkomitmen menjadi partai inklusif. Selain itu partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut juga ingin menjadi pelopor partai modern yang menyelenggarakan demokrasi digital.
"Konvensi rakyat hadir untuk rakyat dan Perindo berkomitmen menjadi pelopor partai modern serta transparan," imbuhnya.
Sebagai informasi, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo resmi meluncurkan Konvensi Rakyat berbasis digital pada Kamis 25 November 2021. Gelaran ini guna menjaring kandidat bacaleg 2024.
Pendaftaran sebagai kandidat bacaleg melalui Konvensi Rakyat Partai Perindo dimulai pada 25 November 2021. Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman resmi www.konvensirakyat.com dan bisa pula melalui website www.partaiperindo.com.
Konvensi Rakyat Partai Perindo ini juga membentuk ekosistem digital yang mampu memperkuat partisipasi politik masyarakat dalam proses pencalonan anggota legislatif.
(Fahmi Firdaus )