"Dan itu dihadapi semua partai politik," ujarnya.
Menurut Rofiq, menghadapi Pemilu 2024, jika tidak ada persiapan yang matang dari kaum perempuan, maka kecil kemungkinan bisa masuk ke parlemen. "Maka jangan pernah sia-siakan kesempatan ini, karena banyak kebijakana atau UU terkait perempuan akan terkorbankan kalau tidak ada pengawasan dari perempuan," jelasnya.
Dia menambahkan, banyak perempuan yang ingin bisa terlibat banyak dalam politik. Sayangnya, hal itu hanya sebatas wacana semata karena tanpa diimbangi dengan pengorganisiran yang bagus. "Saya harap ada kaukus perempuan yang siapkan kader perempuan untuk aktif terjun di politik dan juga mengorganisir. Sehingga perempuan yang hebat dan berkualitas bisa menang Pemilu," imbuhnya.
Diketahui, konferensi nasional ini dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo yang juga Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq, Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly, Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur dan sejumlah narasumber kompoten lainnya.