Paus Fransiskus Kecam Praktik Sunat dan Perdagangan Perempuan

Agregasi VOA, Jurnalis
Senin 07 Februari 2022 18:30 WIB
Paus Fransiskus. (Foto: Reuters)
Share :

VATIKAN - Paus Fransiskus pada Minggu (6/2/2022) mengecam praktik sunat terhadap jutaan gadis dan perdagangan perempuan untuk seks, termasuk yang dilakukan secara terbuka di jalan-jalan kota, sehingga orang lain dapat menangguk keuntungan dari mereka.

Dalam sambutan di Lapangan Santo Petrus, Paus mengatakan hari Minggu ini didedikasikan untuk menyudahi praktik sunat perempuan. Dengan lirih Paus mengatakan bahwa sekitra tiga juta gadis di dunia menjalani praktik ritual ini setiap tahun, “seringkali dalam kondisi yang sangat berbahaya bagi kesehatan”.

“Sayangnya praktik ini sudah tersebar luas di berbagai belahan dunia, merendahkan martabat perempuan dan menyerang integritas fisik mereka secara serius,” tambahnya.

Sunat perempuan mencakup semua prosedur yang melibatkan cara mengubah atau melukai alat kelamin perempuan karena alasan non-medis dan melanggar hak asasi manusia, merugikan kesehatan dan integritas anak perempuan dan perempuan, demikian petikan pernyataan PBB ketika mendesak diakhirinya praktik itu.

Meskipun sebagian besar praktik sunat perempuan terkonsentrasi di sekira 30 negara di Afrika dan Timur Tengah, praktik ini juga merupakan masalah bagi anak perempuan dan perempuan yang tinggal di tempat lain, termasuk di antara populasi para imigran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya