NEW YORK - Lima staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diculik di Yaman selatan ketika kembali ke Aden setelah tugas lapangan, demikan menurut pejabat PBB pada Sabtu (12/2/2022).
Para staf itu diculik pada Jumat (11/2/2022) di Provinsi Abyan, kata Russell Geekie, juru bicara pejabat tinggi PBB di Yaman.
BACA JUGA: AS Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perusak Bantu UEA Hadapi Serangan Rudal Pemberontak Houthi di Yaman
"PBB berhubungan erat dengan pihak-pihak berwenang untuk memastikan pembebasan mereka," kata Geekie.
Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, yang berbasis di Yaman selatan, sedang bekerja untuk membebaskan staf PBB yang diculik oleh orang-orang bersenjata yang tidak dikenal itu, demikian dilaporkan kantor berita resmi pada Sabtu mengutip pernyataan kabinet.
Seorang pejabat di kantor PBB di Aden mengatakan kepada Reuters bahwa empat dari mereka yang ditangkap adalah warga negara Yaman.