Partai Perindo: Perlindungan Hak Perempuan Tak Cukup dengan Keterwakilan di Parlemen

Muhammad Farhan, Jurnalis
Minggu 13 Februari 2022 23:58 WIB
Share :

JAKARTA - Partai Perindo menyoroti kenaikan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia. Perindo menyayangkan kasus kekerasan dan pelecehan seksual justru semakin marak di lingkungan publik, pendidikan, dan bahkan keluarga.

Ketua Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo, Jeannie Latumahina menyampaikan rasa perihatin dengan semakin maraknya kasus kekerasan pada perempuan dan khususnya anak di bawah umur.

Dia menilai hal demikian merupakan cerminan kondisi menyedihkan yang dialami oleh kelompok paling lemah dalam masyarakat yaitu kaum Perempuan dan Anak.

"Tentunya bentuk pengakuan terhadap hak perempuan tidak cukup dengan menaikkan keharusan jumlah wakil perempuan baik di parpol maupun wakil rakyat," kata Jeannie kepada wartawan saat ditemui di kantor DPP Perindo pada Minggu (13/2/2022).

Jeannie mengatakan perlindungan perempuan dan anak tetap harus diperjuangkan di Indonesia. Menurutnya, hal ini terus diupayakan guna memberikan kekuatan dam aktivitas dan keseharian bagi perempuan dan anak.

Baca juga: Curhat Keluarga Korban Pemerkosaan Anak ke Partai Perindo: Kami Sangat Terpukul

"Partai Perindo dalam hal akan terus menerus mempelopori gerakan untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Untuk itu, kami mendukung sepenuhnya serta bekerjasama baik terhadap Kementerian terkait dan juga aparat penegak hukum," ujar Jeannie menegaskan.

Baca juga: 3 Sikap Partai Perindo Terkait Polemik JHT

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya