Satu Pelaku Begal Ponsel di Kampung Bahari Ditangkap Polisi

Yohannes Tobing, Jurnalis
Jum'at 18 Februari 2022 13:40 WIB
Ilustrasi penjara (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok menangkap satu pelaku begal di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis 17 Februari 2022 malam. Masih ada tiga orang lagi yang buron.

Menurut Kapolsek Tanjung Priok Kompol Ricky Prenata Vivaldy, pelaku yang diamankan berinisial FE. Pelaku masih remaja.

"Setelah dilakukan penyelidikan, kami amankan satu pelaku yang berinisial FE," kata Ricky saat dihubungi pada Jumat (18/2/2022).

Baca Juga:  Hendak COD, Pria Ini Malah Dibegal Calon Pembelinya di Kampung Bahari

Dijelaskan Ricky, pelaku FE (14) memiliki peran sebagai pelaku atau orang yang pertama membuat janji dan mengirimkan titik lokasi pertemuan dengan korban IT (18).

"FE kita tangkap dengan peran memberikan share location kepada korban dan menemui korban. Sebelum akhirnya kawanan begal lain yang berjumlah sekitar empat orang datang," kata Ricky.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya. Atas perbuatannya, FE tersebut dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Baca Juga:  Begal Sepasang Kekasih di Cikarang, 2 Pelaku Ditangkap

Sebelumnya, nasib malang dialami seorang pria berinisial IT. Hendak bertemu calon pembeli di lokasi (COD), dirinya malah jadi korban begal di wilayah Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis 17 Februari 2022.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Ricky Pranata Vivaldi mengatakan, sebelumnya IT menjual ponsel lewat media sosial. Kemudian, ada yang ingin membeli dan bertemu wilayah di Kampung Bahari.

"Korban menjual HP dengan cara COD. Kemudian, dia dapat share location dari pelaku, ketemuan di Kampung Bahari," kata Ricky saat dihubungi pada Kamis, sore.

Setelah diberikan titik lokasi COD oleh pelaku, kemudian korban berangkat menuju Kampung Bahari. Sesampainya di titik pertemuan sekitar 3.30 dini hari, korban ditemui dua orang pemuda.

Salah satu pelaku lalu meminta korban menyerahkan ponsel yang dijualnya dengan alasan mengecek kondisi. Tak lama, segerombolan pemuda muncul dengan membawa celurit.

"Pelaku sekitar empat orang membawa senjata tajam kemudian mengejar korban. Saat itu, korban terjatuh dan dibacok menggunakan celurit oleh pelaku," ujar Ricky.

Dari peristiwa yang dialaminya tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian punggung bahkan dua jari telunjuk dan jari tengah terputus akibat sabetan celurit oleh pelaku.

"Korban juga kehilangan ponsel dagangan dan milik korban sendiri juga raib dibawa kabur pelaku. Setelah menerima laporan korban dan saat ini kami berupaya mengejar para pelaku," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya