BMKG: Segmen Angkola Sesar Sumatera Mampu Bangkitkan Gempa hingga M7,6

Antara, Jurnalis
Jum'at 25 Februari 2022 16:16 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto: Setkab)
Share :

Ia menjelaskan, gempa yang terjadi di Pasaman Barat merupakan tipe gempa yang diawali gempa pembuka atau foreshock, kemudian terjadi gempa utama atau mainshock. Kemudian, baru diikuti serangkaian gempa susulan atau afterschock.

Dwikorita mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. "Berdasarkan pengalaman banyak terjadi korban bukan akibat tumpahnya itu, tetapi akibat dampak setelah gempa dimana banyak bangunan-bangunan yang rusak," kata dia.

Terutama juga, katanya, menghindari tebing-tebing atau lereng, karena gempa susulan berpotensi atau dapat mengakibatkan runtuhnya batuan yang mengakibatkan longsor. Selain itu masyarakat diminta memeriksa serta memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya