Ukraina Kehabisan Pasokan Oksigen di Tengah Situasi Perang

Antara, Jurnalis
Senin 28 Februari 2022 17:45 WIB
Ilustrasi oksigen (Foto: Antara/Reuters)
Share :

ZURICH - Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (27/2), Ukraina kehabisan persediaan oksigen untuk pasien kritis. WHO menyerukan jalur aman bagi impor darurat di tengah situasi perang.

"Kondisi persediaan oksigen di Ukraina hampir mendekati titik yang sangat berbahaya. Truk-truk tidak dapat mengangkut pasokan oksigen dari pabrik ke rumah sakit di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Kiev," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Direktur WHO Regional Eropa Hans Kluge lewat sebuah pernyataan.

"Mayoritas rumah sakit bakal kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa di antaranya sudah habisan. Kondisi ini mengancam ribuan nyawa,” lanjutnya.

 Baca juga: Banyak Negara Tutup Wilayah Udara, AS Imbau Warganya Segera Tinggalkan Rusia

WHO mengatakan sedang berupaya menambah pasokan oksigen, kemungkinan besar menggunakan oksigen cair dan silinder dari jaringan regional.

Baca juga: Kisah 115.000 Anak-Anak dan Wanita Tinggalkan Ukraina, Berharap Bisa Segera Kembali

Pasokan-pasokan ini akan membutuhkan rute transit yang aman setelah meninggalkan koridor logistik melalui Polandia.

Oksigen sangat penting bagi pasien dengan berbagai macam kondisi, termasuk 1.700 pasien Covid-19 rawat inap dan pasien penyakit kritis lainnya yang disebabkan oleh komplikasi kehamilan, kelahiran, sepsis, luka dan trauma.

Layanan rumah sakit darurat juga terancam mengalami padam listrik, sementara ambulans yang membawa pasien bisa saja terjebak dalam baku tembak.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya