6 Pemimpin Diktator "Kejam" dalam Sejarah

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Senin 28 Februari 2022 07:12 WIB
Adolf Hitler. (Reuters)
Share :

JIKA mendengar kata diktator, kita akan menafsirkannya sebagai seorang pemimpin yang menggunakan kekuasaannya dengan cara sewenang-wenang dan meresahkan rakyatnya. Negara di bawah naungan seorang diktator akan mengalami pendiskriminasian dan pelanggaran hak asasi manusia. Bahkan tak jarang para pemimpin ini dikenal sejarah sebagai diktator terseram yang pernah ada. Disadur dari berbagai sumber, berikut adalah daftarnya.

1. Mao Zedong (1893 – 1976)

Di balik jasa sang pemimpin dalam mendirikan Republik Rakyat China, Mao membantai setidaknya 50 juta nyawa rakyatnya. Dia menerapkan program yang diberi nama “Lompat Jauh ke Depan” yang menyebabkan kematian 20 juta orang akibat kelaparan. Selain itu, dia juga menerapkan kebijakan Revolusi Kebudayaan dengan tujuan “memurnikan” sosialisme China. Mao mengeksekusi siapa pun yang berani menentang ideologi komusimenya.

2. Adolf Hitler (1889 – 1945)

Siapa yang tidak mengenal Adolf Hitler? Dalang dari pecahnya Perang Dunia II dan pemimpin Nazi Jerman ini terkenal akan kekejamannya. Selama kepemimpinannya, Hitler telah menewaskan secara brutal 17 juta orang. Hitler mengeksekusi orang Yahudi yang dianggap biang keladi pemberontakan komunis. Bahkan, jika ada yang menentang, Hitler tidak akan segan menyiksanya di dalam sebuah kamar gas beracun.

3. Saddam Hussein (1937 – 2006)

Mantan Presiden Irak Saddam Hussein menjalani hukuman mati dengan cara digantung pada 2006 lalu. Hal ini bukan tanpa alasan. Selama 69 tahun memimpin, dia telah mengomandoi berbagai penyiksaan dan genosida terhadap para pemberontak, menewaskan sekitar 2 juta orang. Tidak hanya diktator, Saddam Hussein juga memantik konflik politik antara Iran dan Irak selama bertahun-tahun. Pada September 1980, dia memerintahkan penyerangan pada wilayah Khuzestan di Iran.

4. Idi Amin Dada (1923 – 1928)

Presiden Uganda ini bukan hanya kejam, tapi juga gila. Idi Amin memiliki tendensi untuk membunuh dan memutilasi korbannya, termasuk alat kelamin dan menguras darahnya. Bahkan, Idi Amin juga memakan daging manusia tersebut. Diperkirakan 300.000 orang telah dibantai selama masa kepemimpinannya. Pemerintahannya berhasil digulingkan pada 1979. Idi Amin melarikan diri ke Libya, lalu meninggal pada tahun 2003. Dendam dengan sang pemimpin, masyarakat Uganda menolak Idi Amin dimakamkan di kampung halamannya di Uganda. Akhirnya, dia pun dimakamkan di Jeddah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya