SIMPANG EMPAT - Warga yang terdampak gempa di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, sebagian mulai mengalami gangguan kesehatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pasaman Barat Dina Alecia di Simpang Empat, mengatakan, sejak gempa dengan magnitudo 6,1 terjadi pada Jumat 25 Februari sampai saat ini sudah ada sekitar 700 warga yang mengakses pos pelayanan kesehatan di Kajai.
Baca Juga: BNPB: Korban Meninggal Dunia Gempa Pasaman Barat Jadi 11 Orang
Menurut dia, korban gempa yang datang ke pos pelayanan kesehatan mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, diare, sesak nafas, gatal-gatal, dan hipertensi.
"Warga yang datang langsung ditangani oleh tenaga medis dengan pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat," katanya.
Pasien yang kondisinya terbilang parah, menurut dia, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Simpang Empat dan Rumah Sakit Umum Daerah Pasaman Barat.
"Pada tahap awal ada sekitar 37 warga yang luka berat sehingga dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis," katanya.