Disebut Digunakan Rusia di Ukraina, Apa Itu Bom Vakum dan Mengapa Dikecam?

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 03 Maret 2022 13:59 WIB
Foto: AP.
Share :

Justin Bronk, peneliti dari lembaga kajian Royal United Services Institute berkata: "Peledak normal bobotnya terdiri dari 30% bahan bakar dan 70% pengoksidasi. Sedangkan peledak thermobaric semuanya bahan bakar dan menggunakan oksigen dari udara di sekeliling--sehingga jauh lebih kuat untuk ukuran hulu ledak seperti itu."

Apa saja dampaknya?

Panas dan tekanan yang ditimbulkan senjata thermobaric sangat besar sehingga siapapun yang terkena langsung ledakannya akan menguap seketika. Adapun orang yang berada di daerah sekitar ledakan akan mengalami luka parah di bagian dalam tubuh akibat gelombang kejut. 

"Cara membunuh senjata tersebut utamanya dengan menciptakan ledakan kuat secara ekstrem yang merobek organ tubuh dan memecah paru-paru," kata Bronk.

"Gelombang kejut ini makin menjadi di ruang tertutup. Dengan demikian, (senjata ini) sangat mematikan terhadap orang-orang di dalam ruang bawah tanah atau gua. Senjata ini juga menciptakan suhu luar biasa tinggi yang mencapai ribuan derajat sehingga bisa menimbulkan luka bakar yang mengerikan," tambahnya.

Adakah bukti senjata ini dipakai di Ukraina?

Klaim-klaim bahwa senjata ini telah dipakai dalam pertempuran muncul dari pihak Ukraina, namun BBC belum bisa memverifikasinya secara independen. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya