"Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Saya pikir benar sudah sistem UU kita yang membatasi presiden cukup dua periode, gubernur cukup 2 periode," ujarnya.
Dianjuga tak menampik iklim perpolitikan Indonesia sedikit menyeramkan, akan tetapi hal itu masih dalam batas normal. Sebab, Indonesia masih memiliki rasa saking menghargai.
"Kita ini ya sebagai orang Indonesia yang namanya budaya kebersamaan masih ada dan rasa menghargai juga masih ada," tuturnya.
(Khafid Mardiyansyah)