"Kami akan membicarakan di komisi 8 supaya ditinjau kembali. Sehingga kami bisa memastikan berapa BPIH yang harus kita siapkan,"ujar dia.
Sementara itu, terkait pembukaan haji tahun 2022 oleh pemerintah Arab Saudi, lanjut Zainut belum mendapatkan informasi resmi soal hal itu.
"Kami dari kementerian agama masih menunggu undangan resmi dari kementerian arab saudi untuk melakukan MOU penandatanganan kesepahaman untuk kouta yang diberikan kepada indonesia,"ujar dia.
(Khafid Mardiyansyah)