Presiden Jokowi sendiri diketahui menyebutkan bahwa pada tahun ini, lebih dari 30 nursery seperti di Rumpin itu yang tersebar di beberapa titik wilayah, akan bisa menghasilkan sekitar 12 juta bibit tanaman pohon.
Sementara Megawati sendiri menyatakan dirinya berharap pembangunan persemaian itu tidak hanya akan bermanfaat untuk lingkungan. Namun juga dapat membantu meningkatkan perekonomian.
Untuk diketahui, PDIP yang diketuai Megawati adalah partai politik yang paling concern, kalau bukan satu-satunya di Indonesia, terhadap isu lingkungan hidup.
Jutaan benih pohon ditanam oleh kader partai itu di seluruh Indonesia, lewat Gerakan Mencintai dan Merawat Bumi. PDIP bahkan memelopori Gerakan Menanam 10 Tanaman Pendamping Beras demi mendorong kepedulian publik atas isu lingkungan hidup dan pangan sekaligus.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, pertemuan antara Presiden RI Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Rumpin Bogor pada 10 Maret 2022 lalu kian viral dan menjadi bahan perbincangan netizen di media sosial.
Banyak yang memberikan komentar bahwa pertemuan keduanya untuk membahas isu penundaan Pemilu 2024 ataupun perpanjangan masa jabatan Presiden (tiga periode) secara konstitusional (melalui amandemen UUD 1945 ataupun tidak kunjung diketoknya anggaran KPU untuk Pemilu 2024).
(Awaludin)