Mikhail Kalashnikov, Pencipta Senapan Serbu AK-47 yang Mengaku Menyesal!

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Selasa 15 Maret 2022 07:19 WIB
Monumen Kalashnikov didirikan untuk menghormati perencang senapan serbu AK-47. (Foto: BBC)
Share :

JAKARTA - Mikhail Kalashnikov merupakan pencipta senjata serbu legendaris AK-47. Senjata yang menjadi begitu populer ini merupakan kebanggaan bagi Rusia.

Bahkan, Mikhail Kalashnikov mendapatkan penghormatan khusus. Penghormatan tersebut berupa monumen Kalashnikov yang berada di Moskow.

"Mikhail Kalashnikov adalah perwujudan warga terbaik Rusia. Kesederhanan dan bakat yang ia miliki membantunya merancang banyak senjata... termasuk di antaranya, tentu saja, adalah senapan serbu Kalashnikov, merek kebudayaan Rusia sejati," kata Medinsky ketika meresmikan monumen, seperti dikutip BBC dari kantor berita Rusia, TASS.

BACA JUGA:Pria Ini Dieksekusi Mati di Depan Umum dengan Senapan AK-47 karena Bunuh 3 Anaknya

Setinggi delapan meter, monumen berbentuk patung Kalashnikov yang memegang senjata hasil rancangannya, AK-47, dan terletak tak jauh dari Oruzheiny Lane, yang sejak dulu dikenal sebagai pusat pembuatan senjata di Moskow.

"Monumen ini akan membantu orang-orang untuk mengenal tempat ini. Saya berharap warga Moskow akan menyambutnya dengan hangat," kata Medynski.

Walau begitu, Kalashnikov dilaporkan pernah mengatakan sangat menyesal telah menemukan senjata serbu AK-47.

Dalam satu surat, Kalashnikov -yang dikenal sebagai penganut Kristen Ortodoks- mempertanyakan apakah dirinya bersalah atas sejumlah besar kematian yang disebabkan oleh senapan buatannya.

Kalashnikov mengaku pertanyaan itu menyebabkan penyesalan yang sangat dalam.

"Seiring dengan bertambahnya usia, pertanyaan itu semakin sering muncul dalam pikiran. Saya tertanya-tanya mengapa Tuhan mengizinkan manusia memiliki keinginan jahat, kemarahan, ketamakan dan keinginan menyerang," kata Kalashnikov dalam suratnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya