Sektor terakhir, yakni sektor pertahanan, kedua menlu membahas isu keamanan global dan regional yang menjadi perhatian Indonesia dan Kenya.
“Indonesia bertujuan untuk mendukung pemulihan global yang lebih inklusif dan menjembatani serta membantu suara-suara negara berkembang,” ujar Menlu.
Menlu pun menekankan prioritas Indonesia di G20 untuk menciptakan arsitektur kesehatan global yang lebih kuat, transisi energi, dan transformasi digital.
Perkembangan di Ukraina juga menjadi salah satu topik pembahasan, di mana hukum internasional dan Piagam PBB harus dihormati, terutama terkait penghormatan atas integritas teritorial dan kedaulatan negara lain.
“Kami juga meyakini bahwa peperangan harus berakhir sekarang; deeskalasi harus dicapai dan negosiasi secara damai harus diperkuat,” ujar Menlu yang juga mengatakan bahwa Kenya, sebagai salah satu anggota non-permanen Dewan Keamanan PBB memiliki peran besar yang dapat dimainkan dalam isu tersebut.
Dalam kunjungan Menteri Omamo ke Jakarta, Indonesia dan Kenya telah menandatangani dua Nota Kesepahaman terkait Konsultasi Diplomatik bilateral dan Pembangunan Kapasitas Diplomatik.
Kedua negara juga telah menandatangani MoU di bidang pendidikan antara perguruan tinggi dan penandatanganan Nota Kesepahaman antar kantor berita yakni Kantor Berita ANTARA dan Kenya Broadcasting Corporation.
(Rahman Asmardika)