JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar kasus penipuan berkedok robot trading Fahrenheit. Pelaku mengiming-imingi korban keuntungan hingga 80% yang dikirimkan ke rekening tersangka.
Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis menjelaskan, para pelaku memberlakukan sistem deposit terhadap korban. Semakin tinggi deposit, peluang untung yang dijanjikan semakin besar.
“Jadi ini yang diiming-imingkan oleh dia, mengajak masyarakat ayo tempatkan lebih banyak keuntungannya akan lebih banyak didapat oleh member,” ujar Auliansyah di Polda Metro Jaya.
BACA JUGA:Slogan Para Tersangka Robot Trading Fahrenheit: Duduk, Diam, Dapat Duit
Auliansyah menjelaskan, jika seorang member medepositkan dananya sebesar 500 US Dolar maka sistem perhitungannya 50% untuk member dan 50 lainnya untuk Fahrenheit. Namun, jika deposit 1.000 US Dolar maka member akan mendapatkan keuntungan 60% dan Fhrenheit 40%.
“Kalau ditempatkan 5.000 USD itu 70 persen untuk member sisanya untuk perusahaan. Kalau menempatkan 10.000 USD 75 persen untuk member sisanya untuk perusahaan. Kalau menempatkan 50.000 USD, 80 persen untuk member sisanya untuk perusahaan,” ujar Auliansyah.
BACA JUGA:Polda Metro Tetapkan 4 Tersangka Kasus Robot Trading Fahrenheit