"Poin saya adalah ketika infrastruktur digital ada, masyarakat ada, lalu yang disebut dengan digital world tumbuh. Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Jakarta secara digital meningkat 5 kali lipat dalam dua tahun terakhir tepatnya 4,8 kali lipat. Jadi orang membayar PBB yang dibayar semua warga DKI itu ada kenaikan lima kali lipat," tuturnya.
Kondisi pandemi Covid-19 dikatakan Anies tidak hanya memaksa pihaknya di pemerintahan untuk mempersiapkan infrastruktur maupun pelayanan digital lebih baik.
"Tapi warga Jakarta juga kini lebih terlatih melakukan segalanya serba digital mulai dari pemesanan makanan sampai mengurus PBB serba digital. Yang dahulunya belum. Ada hikmah dari pandemi Covid-19 dua tahun kemarin membuat kita di Jakarta lebih baik dalam transformasi digital," kata Anies.
(Erha Aprili Ramadhoni)