JAKARTA - Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan kasus aktif selepas lonjakan kasus varian Omicron. Meski adanya penurunan kasus aktif Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan syarat wajib pemudik jelang Ramadan dan Idul Fitri untuk menerima vaksin dosis booster.
Akan tetapi animo masyarakat yang hendak mudik sebelum bulan puasa menujukkan adanya peningkatan. Hal ini nampak terlihat di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, warga mulai mengantre untuk membeli tiket bis agar dapat menghabiskan ibadah puasa di kampung halamannya.
Kepala regu Dinas Perhubungan Terminal Kampung Rambutan, Danru Lenharis menjelaskan bahwa adanya peningkatan pemudik dibandingkan saat diwajibkannya tes swab antigen atau PCR sebelumnya.
"Dibandingkan sebelumnya, penumpang pada hari Sabtu ini kurang lebih sekira 50 orang pemudik yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan," tutur Lenharis kepada MNC Portal, Sabtu (26/3/2022).
Akan tetapi Lenharis membeberkan tingkat pemudik Sumatera menjadi menurun pasca kewajiban tes swab antigen atau PCR ditiadakan. Hal ini dikarenakan pemudik Sumatera yang sebelumnya pulang kampung dengan Pesawat hendak menghindari kewajiban tes swab di Bandara.
Baca juga: Ratusan Warga Depok Gelar Pawai Obor Sambut Datangnya Bulan Suci Ramadan
"Sebelumnya saat wajib tes antigen atau PCR, penumpang pesawat yang ke Sumatera pindah menggunakan Bis di terminal. Tetapi setelah dibuka, mereka kembali menggunakan jasa transportasi pesawat," ujarnya.
Baca juga: Polri Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Ramadan
Meski lebih ramai dari sebelumnya, berdasarkan pantauan MNC Portal hingga pukul 13.40 WIB, tetap terlihat lengang dan belum menunjukkan keramaian. Menurut keterangan warga sekitar, kunjungan mudik di terminal Kampung Rambutan baru ramai saat hari kerja antara Senin hingga Jumat.
Hingga saat ini, Kepala Terminal Kampung Rambutan belum bisa dihubungi terkait kejelasan aturan vaksinasi booster bagi pemudik di terminal Kampung Rambutan. Petugas Dishub terminal Kampung Rambutan menyampaikan bahwa atasannya tersebut sedang mengikuti rapat daring zoom meeting sehingga sulit dihubungi.
Baca juga: Sambut Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Ajak Dewan Masjid Gelar Vaksinasi
(Fakhrizal Fakhri )