Dalam rekonstruksi tersebut, tidak dapat dipastikan korban Iska meninggal di lokasi atau tidak. Namun, dugaan kuat korban meninggal karena kehabisan darah.
“Korban ini sempat masih ada nyawa kemudian setelah lama tidak dilakukan pertolongan secara cepat akhirnya di situlah penyebab kematiannya, karena kehabisan darah,” jelas Bagus.
Bagus menegaskan pihaknya masih mencari satu lagi DPO terkait kasus begal menyebabkan kematian. Diketahui DPO berinisial AS masih lari dan berpindah-pindah.
“DPO masih dalam pengejaran kita, jadi masih kita cari lagi di mana. Kita profiling lagi tersangka di mana dia biasa tinggal,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)