Ngateno menambahkan, jika selama musala ini didirikan, pintu masuk tak pernah dikunci karena kesepakatan warga, pasalnya musala merupakan rumah bagi siapapun yang ingin berdoa.
"Sebelumnya tidak pernah dikunci, karena kesepakatan warga, kan ini rumah ibadah," tambah Ngateno.
Hingga kini pihak pengurus musala belum melaporkan kejadian ini. Atas kejadian ini, nantinya pihaknya akan mengunci pintu musala agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
"Ini kotak amal sudah diperbaiki, kami nantinya bakal mengunci pintu masuk, dan menyiapkan karpet saja di teras musala," tandasnya.
(Awaludin)